Senin, 16 Agustus 2010

Maaf

Ada seseorang yang saat ini menurutku melakukan kesalahan yang fatal terhadapku. Dan aku mau dia minta maaf. Childish banget ya? karena sampai sekarang, hatiku belum ikhlas mengingat kesalahannya. Saat itu (bahkan sampai sekarang) sakitnya masih terasa. Dan dia ga tau tuh kayanya kalo sudah bikin salah.

Wah.. wahhh... betapa sempitnya hatiku.
betapa dangkalnya telaga hatiku.
Sedikit garam membuatnya pahit.
Mungkin ia sangat berlumpur dan becek.
oh my God... apakah segitu dangkalnya hatiku???

Tapi ya, bisa jadi.
Karena aku belum bisa mendamaikan hatiku dengan masa lalu,
dalam hal ini, merelakan rasa sakit akibat kalimatnya yang menusuk hati.
Tapi bukankah itu hanya kalimat???
Ia seperti angin yang berhembus lalu hilang??
Aku bahkan tidak kehilangan rumah, harta benda, bahkan badanku pun tidak jatuh. Ia hanya angin kagetan yang tiba-tiba berhembus. Bukan angin puting beliung, bukan katrina...
Bisa jadi ia hanya seperti rem angin dari truk tronton yang kebetulan menghembuskan 'nafas' bau, panas, polutive, dan bertekanan itu, saat aku lewat di sampingnya di lampu merah. Hanya begitu saja??? Dan aku masih mengingatnya hingga berbulan-bulan ini???? I cant believe this!

Hatiku tersayang.....
Melunaklah...
Allah itu Maha Mengampuni,
padahal dosamu kalo dihitung udah ga keampunan lagi,
Lagi pula mana tau, ada orang lain di luar sana, siapapun dia,
yang ternyata menyimpan dendam yang sama dengan yang kau simpan terhadapnya,
tanpa kau sadari, mungkin kau tak kan pernah tau??
Tiba-tiba di akhirat, dengan amalmu yang sudah sedikit itu,
masih pula dikurangi lagi akibat dendam orang-orang yang tak kau sadari itu.
Orang-orang yang mungkin tak ingin memaafkanmu seperti kau segan memaafkan dia.
Memangnya, kamu mau seperti itu???

Bukankah lebih baik memaafkan?
Bahkan jika kau diberi kesempatan untuk membalas,
Bukannya lebih baik memaafkan?
Semoga kesalahanmu pada orang lain, diikhlaskannya juga.
Maafkan sudah....
Dia cuma manusia biasa sepertimu,
Dan kesombonganmu itu sangat tidak pantas!!

Hatiku...
berdamailah,
:)

Sahabat...
maafkan aku ya,
karena begitu lama aku baru memaafkanmu,
kuharap kau maafkan khilafku,
...


"Usah mengharapkan kesenangan,
Dalam perjuangan perlu pengorbanan,
Usah dendam berpanjangan,
Maafkan kesalahan insan,
Begitu aturan Tuhan.."

^_^

untuk setiap hati yang masih menyimpan sangkal, lepaskanlah, atau kau tak akan pernah damai :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

adrie and faiz daisy path

Daisypath Anniversary tickers