Whoever leaves our circle for another place
might as well relinquish sense of sight and sound
A lover licks his liver's blood, lion-like;
what lion-heart would shrink from love and guts?
Hearts suck up cruelty from heart-throbs like cubes of sugar;
did you ever see a parrot turn from sugar?
It's a small gnat that turns at every headwind
Only stealthy thieves scatter in moonlight.
Any head that the Lord strikes dumb or scrambles
drops its place in heaven and heads for hellfire.
And he who fathoms death leaps to welcome death
rushes for the robe, crown and realm eternal.
Fate decrees that so-and-so will die abroad
and fear of the reaper spurs him from his home
Enough of stalking such unbecoming prey!
for the night and its phantoms flee from the dawn.
Notes:
The beloved is frequently compared to moonlight, so it is only thieves who would run from the present of the beloved. "Fear of the reaper spurs him" alludes to a famous hadith: When God wants to seize one of His servants from a certain place on earth, He makes it necessary for that servant to go there. Rumi tells a tale about this in the Masnavi.
-- Ghazal (Ode) 794
Translation by Franklin D. Lewis
"Rumi -- Past and Present, East and West"
Oneworld Publications, Oxford, 2000
Siapa pun yang meninggalkan lingkaran kami untuk ke tempat lain
mungkin juga melepaskan indera penglihatan dan suara
Seorang kekasih hati menjilat darah hatinya, seperti singa;
hati singa macam apa yang menyusut dari cinta dan keberanian?
hati yang menyesap kekejaman dari denyut nadi seperti sebongkah gula;
apakah kau pernah melihat burung beo berubah dari gula?
agas yang berputar di setiap pusaran angin
Hanya pencuri yang diam-diam menyebar di bawah sinar bulan.
Setiap kepala yang Tuhan kesankan bebal dan acak-acakan
menjatuhkan tempatnya di surga dan kepalanya untuk api neraka.
Dan dia yang memahami kematian melompat untuk menyambut kematian
bergegas untuk jubah, mahkota, dan jagad yang kekal.
sebagaimana keputusan nasib yang seperti itu-dan-seperti itu pula lah kematian tersebar
dan ketakutan akan malaikat maut menerjang dari rumahnya
cukup untuk menguntit sesuatu yang tak pantas jadi mangsa
untuk malam dan bayangannya yang lari dari fajar
Catatan:
Seorang kekasih sering dibandingkan dengan cahaya bulan, sehingga hanya pencuri (digambarkan) berlari dari kehadiran Sang Kekasih. "Ketakutan akan malaikat maut" menyinggung sebuah hadis yang terkenal: Ketika Allah ingin mengambil salah satu dari hamba-Nya dari tempat tertentu di bumi, Dia membuat hal itu diperlukan untuk hamba itu pergi ke sana. Rumi menceritakan sebuah kisah tentang hal ini dalam Masnawi.
- Ghazal (Ode) 794
Penerjemahan oleh Franklin D. Lewis
"Rumi - Dulu dan Sekarang, Timur dan Barat"
Oneworld Publications, Oxford, 2000

Tidak ada komentar:
Posting Komentar